headimage

EPC CONTRACT PLANNING, SCOPE & RISK ALLOCATION


Batch 2 | Pelatihan Intensif | 2 Hari


EPC CONTRACT PLANNING, SCOPE & RISK ALLOCATION

Building Clear Requirements, Effective Contract Structures and Defensible Risk Allocation

Define Requirements • Clarify Scope • Allocate Risk • Strengthen Contract Foundations

Build the Contract Right—Before Project Risk Becomes a Claim

Banyak variation order, claim, delay, dispute, dan cost overrun dalam proyek EPC sebenarnya bermula sebelum kontrak ditandatangani. Penyebabnya sering kali bukan hanya kelemahan legal drafting, tetapi project requirements yang belum matang, scope yang tidak jelas, interface responsibility yang tidak tegas, contract model yang tidak sesuai, serta risiko yang dialokasikan tanpa mempertimbangkan kemampuan masing-masing pihak untuk mengendalikannya.

Training ini membantu project team membangun fondasi kontrak EPC yang lebih jelas, realistis, implementable, dan defensible sejak tahap planning, tendering, hingga contract award.

Program dirancang untuk non-legal EPC personnel yang terlibat dalam engineering, procurement, commercial, project control, tendering, risk management, dan contract preparation.

Apa yang Akan Dipelajari?
  • Memahami kontrak EPC sebagai alat project governance dan risk control.
  • Mengidentifikasi penyebab umum kegagalan kontrak EPC, termasuk unclear scope, weak risk allocation, poor VO control, dan interface gap.
  • Menerjemahkan project requirement menjadi scope of work dan klausul kontrak yang lebih jelas.
  • Menggunakan pendekatan 4W1H dan SMART untuk memperbaiki definisi scope EPC.
  • Memahami implikasi risiko dari contract model lump sum, unit rate, dan hybrid.
  • Mengenali klausul kritikal terkait scope, liability, indemnity, variation order, payment, liquidated damages, dan dispute mechanism.
  • Meningkatkan disiplin dokumentasi selama pelaksanaan proyek.
  • Mengantisipasi potensi claim, dispute, delay, dan cost overrun sebelum berkembang menjadi masalah besar.
Siapa yang Perlu Mengikuti?
  • Project Manager dan Project Engineer
  • Engineering Manager dan Engineering Team
  • Procurement dan Supply Chain Personnel
  • Contract Engineer dan Contract Specialist
  • Commercial, Estimating, dan Cost Control Team
  • Project Control, Planning, dan Scheduling Team
  • Tender, Proposal, dan Business Development Team
  • Construction Planning dan Risk Management Personnel
  • Legal, Compliance, Operations, Commissioning, dan Maintenance Team
Program ini relevan untuk perusahaan dalam sektor:

Energy • Oil & Gas • Mining • Power • Infrastructure • Petrochemical • Offshore Facilities • Fabrication • Industrial EPC

Metode Training

Training disampaikan secara praktis dan interaktif melalui instructor-led discussion, EPC project case study, group exercise, scope rewriting exercise, contract model and risk allocation discussion, critical clause review, contract risk mapping, final group case presentation, dan practical action plan.

Manfaat bagi Perusahaan
  • Meningkatkan kualitas requirement dan scope sebelum tender;
  • Mengurangi scope ambiguity dan interface gap;
  • Memilih contract model yang lebih sesuai;
  • Mengalokasikan risiko secara rasional dan defensible;
  • Mengurangi potensi variation, claim, delay, dan dispute;
  • Meningkatkan kualitas commercial decision-making;
  • Memperkuat alignment antara tender dan kontrak final; serta
  • Membangun fondasi kontrak yang mendukung keberhasilan proyek.

CLAIMS ARE OFTEN CREATED BEFORE THE CONTRACT IS SIGNED Ketika requirement tidak jelas, scope belum matang, contract model tidak tepat, dan risiko tidak dialokasikan secara rasional, potensi variation, claim, dan dispute telah terbentuk sejak awal. Build a Stronger Contract Foundation Before Project Execution Begins.
Image

Lily Sastriyanti, S.IP, MH

  • Procurement & Contract Strategist | Energy Sector Advisor
  • Trainer & Consultant in Contract Governance and Project Risk

Pengalamannya mencakup peran strategis di Maxus SES, Ltd (1993 – 2002), CNOOC SES, Ltd (2002 – 2018), INPEX Masela (2019 – 2022), HCML (2022 – 2044), hingga menjadi advisor di persusahaan offshore hulu migas (2024 – sekarang), di mana ia menangani strategi kontrak, pengendalian risiko, kepatuhan PTK 007, serta pengadaan paket proyek bernilai tinggi.

Hari 1 — EPC Contract Foundation & Structuring
  • Peran kontrak dalam pengendalian risiko proyek energi
  • Model kontrak dan implikasi alokasi risiko, biaya dan tanggung jawab
  • Scope of Work sebagai sumber utama klaim dan pembengkakan biaya
  • Risiko interface & tanggung jawab antar kontraktor
  • Teknik menyusun kebutuhan teknis dan Scope of Work yang jelas, terukur, dan operasional untuk meminimalkan risiko proyek

Hari 2 — Practical EPC Drafting & Risk Control
  • MoSCoW prioritization untuk EPC requirements
  • SMART scope writing untuk EPC scope of work
  • Kesalahan umum dalam penyusunan scope dan deliverables EPC
  • Contract law fundamentals untuk EPC professionals
  • Klausul kritikal dalam kontrak EPC: scope, liability, indemnity, VO, payment, LD, dan dispute mechanism
  • Contract risk mapping dan mitigation strategy
  • Final EPC case exercise
  • Personal action plan untuk meningkatkan contract discipline dalam pelaksanaan proyek
Day/Date

19 & 20 Agustus 2026


Investment
Rp.9.750.000*/participant

*) Daftar sebelum tanggal 30 Juli 2026: Rp.8.750.000,- *) Termasuk Coffee Break, Luncheon, Workshop Material, Certificate *) Cancellation Fee : 7 days before the event : 80%
Venue

RA Suites Simatupang, Jakarta


Limited seats


Further Information

Whatsapp: +62-858-9999-8800

Telephone: +62-21-2245-8787

Email: marketing@petromindo.com

*Please note that this is a draft program and subject to change prior to the conference.
Organized by:
petromindo coalmetal